Tahapan dalam Analisa Studi Kelayakan

Studi kelayakan bisnis adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu usaha atau bisnis yang akan dijalankan, dalam rangka menentukan layak atau tidak usaha tersebut dijalankan. Dalam melakukan analisa studi kelayakan, tentu ada tahapan-tahapan yang harus dikerjakan, dalam melakukan analisa studi kelayakan terbagi atas beberapa tahap yaitu :

1). Tahap Persiapan (penemuan ide proyek)

Tahap ini adalah tahap untuk menentukan apakah studi kelayakan untuk suatu atau beberapa usulan proyek perlu diadakan atau tidak. Pada tahap ini merupakan bahagian dari desain penelitian (Research Design) yang meliputi seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan studi penelitian.

2). Tahap Penelitian (Pengumpulan data dan informasi)

Mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan selengkap mungkin, baik yangbersifat kualitatif maupun kuantitatif, juga dari data primer maupun data sekunder.Pengumpulan data dan informasi dapat diperolehdari berbagai sumber-sumberterpercaya, misalnya lembaga yang berwenang seperti Bank UOB, Biro Pusat Statistik,dan lainnya.

3). Tahap Pengolahan dan Penyusunan Data

Tahap ini sesungguhnya tidak memerlukan tersendiri melainkan dapat dilakukan segera setelah penelitian dimulai. Sesudah mendapatkan data, data dikumpulkan dan dikelompokan menjadi dua yaitu data primer dan data skunder. Setelah informasi dan data yang dibutuhkan terkumpul maka langkah selanjutnya adalah melakukan pengolahan data dan informasi tersebut.

4). Tahap Evaluasi Proyek

Ada tiga macam evaluasi proyek. Pertama, mengevaluasi usulan proyek yang akandidirikan. Kedua, proyek yang sedang beroperasi. Dan yang Ketiga, mengevaluasi proyekyang baru selesai dibangun. Evaluasi berarti membandingkan antara sesuatu dengansatu atau lebih standar atau kriteria, dimana standar atau kriteria ini bersifatkuantitatif maupun kualitatif.

5). Tahap pengambilan Keputusan

Apabila telah diperoleh hasil dari pengukuran dengan kriteria tertentu tersebut, makalangkah selanjutnya adalah mengambil keputusan terhadap hasil tersebut. Keputusandiambil sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan (apakah layak atau tidak)berdasarkan hasil perhitungan sebelumnya. Jika tidak layak sebaiknya dibatalkan dengan menyebutkan alasannya.

6). Tahap Rencana Pelaksanaan Proyek Bisnis

Setelah suatu usulan proyek dipilih untuk direalisasikan, perlu dibuat suatu rencanakerja pelaksanaan pembangunan proyek itu sendiri. Mulai dari menentukan jenispekerjaan, jumlah dan kualifikasi tenaga pelaksana, ketersediaan dana dan sumberdaya lain, kesiapan manajemen dan lain-lain.

7). Tahap Pelaksanaan Proyek Bisnis

Setelah semua persiapan yang harus dikerjakan selesai disiapkan, tahap pelaksanaanproyek pun dimulai. Semua tenaga pelaksana proyek, mulai dari pemimpin sampai pada13 tingkat yang paling bawah, harus bekerja sama dengan sebaik-baiknya sesuai denganrencana yang telah diterapkan.

Sumber:
www.labwisnu.com
www.academia.edu